“Rahasia Sahabat”
Bersahabat dekat dengan seseorang itu membutuhkan banyak pengertian,waktu, dan rasa percaya.Dengan semakin dekatnya masa hidupku yang tidak pasti,teman-teman ku adalah hartaku yang paling berharga.
Erynn Miller,”dia memberi tahu menangis itu taka apa-apa.”
Karena kau bersikap terbuka kepadaku,dan mencela ku dengan keras,tapi lembut dan kelembutan itu membuat ku menangis hingga terus mendengar celaan kerasmu.
Tapi jangan resah sebab kini kau telah menjadi salah seorang dari orang yang tertentu dan istimewa dalam hidupku.Meski kini aku belum melihat setitik kebahagiaan dalam kalbuku,namun senyum ku mampu melebar untuk menyambut mu,dengan lembut.
Namun tak selembut kulit ku yang kau nodai.Kau tahu aku kini merasa tercabik-cabik,barangkali kau akan merasa tak nyaman melihat Sisi berbeda dalam kehidupan ku.
Meski aku sadar aku begitu teramat tak bernilai dalam pandangan mu,namun kau mampu menutup nya hingga banyak orang yang berfikir kau sayang terhadapku,tapi sesungguhnya tidak.
Sesekali kuperhatikan wajahmu,dalam kejauhan.sebab aku tak pernah bangga melihat mu dalam jarak dekat.
Pada saat aku mengecewakan mimpimu,begitu bangga nya aku.
Sebab semua hasil usahaku untuk mengecewakanmu…sedikit menenggelamkan egomu.
Terasa oleh ku,bahwa aku mengenal pribadiku sedikit.
Jujur ku katakan padamu,bahwa saat yang kau nantikan itu bukan lah kebahagiaanku,
Namun itu adalah kemurkaanku.
Mungkin aku tak tahu apa lagi yang akan berkecamuk di kepalamu.
Yach…”aku begitu tak biasa untuk mengatakan perasaan yang terkubur dalam”.
Aku tahu bahwa aku tidak tengah berdusta,maka aku pun takut kalau-kalau
Ayahku mengetahuinya..bahwa air mata ku terjatuh oleh karena dia.
Terkadang aku tak kuat mendengar banyak kegelisahan di dadaku.
Sebab bagaimanapun aku akan bersedih,ketika ada banyak kejanggalan
Dalam kisah hidupku.
Kucoba melakukan perdamaian dengan mu.
Namun engkau terus kembali menekan ku.
Tragedi itu bukanlah bahwa ia telah melakukan apa yang tidak dilakukan orang lain,
Yang mungkin aku sendiri tidak lakukan.
Tetapi sejak dia melakukan nya,aku tidak lagi menjadi diriku sendiri.
Aku berusaha untuk bersikap seolah-olah aku mampu untuk pertahankan hidupku,
Seperti yang dikenal banyak orang.
Aku menipu aku…dan aku menipu banyak pandangan orang lain tentang sikap ku ini.
Karena kejujuran tidak mengenal sikap tengah-tengah.maka dia harus berdusta untuk sampai tingkat tertentu untuk terus tetap dapat disebut sehat jiwa.
Dia masih mampu tersenyum,tak terlihat beban.
Kemarahanku semakin menjadi-jadi,bagaimana perempuan ini akan bisa melakukan apa yang di lakukannya.
Kemarahanku,Ibu.Mungkin akan mereda sedikit jika kulihat dia berkedip,sekali saja.
Atau tidak kelopak matanya bergetar sedetik saja.
Tapi…ibu,dia hanya berdiri dihadapanku dengan mata menatap mataku,seakan aku bukan cintanya.Biarlah itu kurahasiakan di albumku sendiri.
Baru sekarang,setelah kutinggalkan kisah fana ini,aku mampu melihat dunia ini dengan jelas.Dan kulihat wajahnya dengan jelas.Baru sekarang kupahami kejahatan terbesar yang telah dilakukan secara rahasia,dan yang tak seorang pun mengetahuinya…kecuali aku.
***
Dan sampai kutuliskan rahasia terbesar ini,aku telah sadari bahwa tak akan ada
sebuah hal indah yang bermakna.
Sebab keduanya telah tiada,dan aku hanya ingin agar semua tahu bahwa teman yang sejati tak akan pernah menghancurkan martabat sahabatnya yang telah tiada.
Kutuliskan kisah teruntukmu..yang diresah gelisahkan oleh bayangan sang waktu.
Akan kupahami…sebuah persolan waktu,yang telah menghentikan kisahmu.
Namun semua tergantikan dengan pemahamanku tentang artinya persahabatan ini.
“bahwa kisah mu akan ku teruskan untuk menghentikan kejahatan terbesar di dunia ini”.
Komentar
Posting Komentar